Dishubkominfo Kabupaten Barru Menu

Sejarah Kembali Terukir Di Barru

img_3588_1024x768Barru- Kabupaten Barru kembali  mencatatkan dirinya dalam sejarah. Kali ini pada hari Selasa, 12 Agustus 2014 di Desa Siawung, Kecamatan Barru, terukir sejarah baru dimana Kabupaten Barru yang di nahkodai oleh bapak Ir.H.Andi Idris Syukur, MS menjadi tempat pertama kalinya pembangunan jalur Kereta Api di luar Pulau Jawa dan Sumatra. Acara Groundbreaking Proyek MP3EI Pembangunan Kereta Api Lintas Makassar-Parepare (Tahap I Kereta Api Trans Sulawesi), dimana Kabupaten Barru menjadi Tuan rumah, dihadiri oleh Menko Bidang Perekonomian DR.Chairul Tanjung, Menteri Perhubungan Mayjen(Purn) Evert Ernest Mangindaan, Menteri Kelautan dan Perikanan DR.Sharif Cicip Sutarjo, MH, Menteri Pertanian Ir. H. Suswono, MMA, Menteri PU Ir. DR. Djoko Kirmanto Dipl.HE, Wamen Pertanian DR. Rusman Heriawan , Wamen ESDM/Pertambangan Susilo Siswoutomo, Gubernur Sulsel, Papua dan Maluku, serta para Bupati se Sulawesi Selatan.

Bapak Chairul Tanjung sangat mengapresiasi Kinerja Pemerintah Kabupaten Barru atas segala pencapaian yang telah diraih dan beliau mengatakan disela sambutan bahwa “Hari ini Kabupaten Barru telah tercatat di dalam sejarah, sebagai tempat pertama kali dibangunnya rel kereta api diluar pulau Jawa dan Sumatra setelah 150 Tahun yang lalu perkeretaapian di Indonesia dibangun oleh Belanda ”

“Groundbreaking dilaksanakan di Kabupaten Barru karena kemudahan pembebasan lahan di wilayah Kabupaten Barru” ujar Menteri Perhubungan di dalam sambutannya,dan beliau mengucapkan terimakasih terhadap masyarakat Kabupaten Barru yang memiliki lahan atas kerjasama yang baik dalam kesepakatan pembebasan lahan.

Gubernur Sulsel, Bapak Syahrul Yasin Limpo mengharapkan agar seluruh  Walikota/Bupati se Sulsel untuk senantiasa bekerjasama dengan masyarakat serta pihak terkait sehingga pembebasan lahan bukan menjadi kendala yang berarti agar Pembangunan rel Kereta Api dapat berlangsung sesuai rencana bahkan bisa lebih cepat dari rencana “semoga pembangunan rel kereta api dapat lebih cepat dari rencana, karena lebih cepat lebih baik karena sejarah yang dicatatkan hari ini bagaikan impian yang telah menjadi kenyataan ” ujar beliau

“Pembangunan jalur kereta api sebagian besar menggunakan produk dalam negeri kecuali pengadaan rel dan wesel masih perlu diimport dari luar negeri, kecepatan desain kereta api di Sulawesi lebih cepat yaitu 200km/jam dibandingkan dengan kecepatan desain kereta api di Jawa dan Sumatra, begitu juga dengan kecepatan maksimum operasional dimana kereta api Sulawesi 150km/jam sedangkan kereta api di Jawa dan Sumatra hanya 100km/jam ” kata Dirjen Perkeretaapian Indonesia, bapak Hermanto Dwiatmoko

Dalam sambutannya Bupati Barru mengungkapkan sangat bangga Kabupaten Barru menjadi tuan rumah atas pelaksanaan Groundbreaking  pembangunan jalur kereta api lintas Makassar-Parepare ini dan beliau mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah pusat serta  kerjasama pihak terkait dan masyarakat Kabupaten Barru, dan diharapkan agar Pembangunan Lintasan Kereta Api ini dapat berjalan sesuai rencana sehingga dapat dinikmati manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Barru pada khususnya.

Setelah acara Groundbreaking, para menteri, wakil menteri, Gubernur Sulsel Papua dan Maluku serta Walikota/Bupati se Sulsel menuju Rumah Jabatan Bupati Barru untuk menikmati santap malam yang dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata miniatur kereta api dari menteri Perhubungan ke Bupati Barru.

 Leddy Diliyana/ humas dan protokol Setda Barru.

Editor: AJem