Dishubkominfo Kabupaten Barru Menu

Makassar – Barru, Hanya 15 Menit Pasca Pembangunan Kereta Api

imagesdPerusahaan kereta api dari China, Tangshan Railway Vehicle Co Ltd menjajaki proyek pembangunan rel hingga gerbong kereta api di Sulawesi. Tangshan siap menanggung 80 persen anggaran untuk pembangunan infrastruktur. Vice General Manager Tangshan Railway Vehicle, Zhen Dawei, dalam pemaparan tentang rencana proyek kereta api itu mengatakan, pembangunan infrastruktur meliputi rel dan stasiun, termasuk pengadaan lokomotif serta gerbong kereta api.

“Sekitar 80 persen anggaran akan menjadi tanggung jawab kami dan 20 persen sisanya dari pemerintah setempat. Ini bukti keseriusan kami,” kata Zhen Dawei. Untuk tahap pembangunan, dia memaparkan, mega proyek itu akan ditujukan guna kepentingan transportasi di Sulawesi.

Jika berjalan mulus, pekerjaan proyek direncanakan berlangsung dalam tiga tahap. Tahap pertama sepanjang 700 kilometer dengan rute mulai Kota Makassar, Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Sidrap, Luwu, Malili hingga Sorowako. Tahap kedua sepanjang 400 kilometer yang dimulai dari Parepare, Pinrang, Polman, Majene, Mamuju hingga Mamuju Utara (Sulawesi Barat). Sedangkan tahap ketiga sepanjang 900 kilometer, yang dimulai dari Mamuju Utara, Palu (Sulawesi Tengah), Gorontalo, hingga Manado (Sulawesi Utara). “Kami sudah hitung-hitung jaraknya hampir 2.000 kilometer dan bisa dirampungkan paling lama 10 tahun,” tuturnya. Terkait besarnya anggaran yang dibutuhkan dalam membangun kereta api berkecepatan 380 kilometer per jam itu, Zhen Dawei enggan menjelaskan. Namun, dia menjamin akan serius melakukan itu jika antara Indonesia dan China sepakat bekerja sama. Ia mencontohkan proyek yang telah dilakukan di sejumlah negara, seperti Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Kazakhstan, dan Ghana.

Selain itu, prospek pengangkutan peti kemas antar pelabuhan dari daerah menuju Pelabuhan Garongkong akan menjadi sangat ekonomis, baik dari sisi waktu dan biaya. Jika kerjasama ini betul terjalin maka rute Makassar-Barru bisa ditempuh dalam waktu lima belas menit. Ini bisa menghemat biaya pengiriman barang warga masyarakat.

sumber :jurnal barru

Search by
Filter by
Order by:
Search by
Filter by
Order by:

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>